4 Ciri Seller Shopee Terjebak Perang Harga

terjebak perang harga di shopee

Apakah kamu aktif seller di Shopee? yang sudah lama jadi penjual di Shopee, sayang nya hingga sekarang kalian tidak mendapatkan hasil yang terbaik? Jangan kan hasil terbaik, laku satu pcs saja belum. Apakah kamu ingin tahu rahasia jualan laris di shopee?

Lalu apa yang terjadi hingga itu membuat kalian selalu menyalahkan banyak pihak. Mulai dari Shopee-nya, mulai dari Apps-nya, mulai dari supplier-nya, produk-nya dan lain lain.

Selama yang kalian lakukan sama seperti kebanyak orang di luar sana, maka yang kalian dapatkan adalah hasil yang sama.

Contoh : Apabila kamu menjual Hijab dari Supplier di Tokopedia, kemudian kamu jual di Shopee dengan sistem dropship. Maka ratusan seller lainnya yang melakukan hal yang sama akan menjadi kompetitor-mu langsung.

Suka tidak suka, langsung tidak langsung, itulah yang terjadi di banyak seller. Problem besar para seller adalah tidak mampu bertanding dengan kondisi perang harga. Padahal yang anda lakukan adalah kontribusi anda sebagai penyumbang kompetisi itu sendiri.

Menjual Produk Yang Sama Dengan Kompetitor

Mungkin kalian memiliki pola bisnis dengan mencontek penjual lain yang memiliki penjualan pada salah satu jenis produk yang sedang trending akan membawamu juga ikut-ikutan menjadi penjual yang langsung beromset ratusan juta rupiah.

Memang sebagian trik ini bisa di lakukan, namun banyak yang berujung kegagalan, karena kamu tidak memiliki segmen market, dan channel buyer ketika melakukan penjualan. Segmen market, dan channel buyer akan di jelaskan di ulasan selnjutnya.

Ketika kamu menjual produk yang sama dengan kompetitormu dan kondisi mu tidak mengenal segmen market, dan channel buyer. Alhasil adalah kompetitormu terus melaju dan terus laku, sedang kamu masih saja jalan di tempat dan tidak bisa menghasilkan apapun dari penjualan mu.

Tidak Punya Segmen Market

Kesalahan fatal dari penjual pemula, atau penjual yang sudah mengaku lama tapi tidak memiliki wawasan ganda, adalah tidak punya segmen market yang jelas. Terlalu luas memiliki imajinasi jual apapun akan laku. Sayang nya di kehidupan nyata hal tersebut tidak terjadi.

Semakin tidak jelas market segmen anda, maka anda akan semakin bingung untuk melakukan penjualan.

Semakin tidak jelas kemana anda akan menjual produk dan kepada siapa produk ini akan di jual, maka semakin lama anda tidak akan mendapatkan penjualan.

Semakin tidak jelas segmen yang anda pilih, dan berharap jualan online adalah auto-laku, maka semakin susah anda akan mendapatkan penjualan pertama. Termasuk bagaimana anda bisa memperluas market dari produk yang anda jual.

Semakin kuat anda mendeskripsikan segmen market anda, maka kemungkinan anda untuk bisa menguasai pasar akan semakin lebih terbuka. Karena anda akan dengan mudah menentukan pilihan produk, lebih mudah menentukan trend kedepan, lebih cepat menangkap keinginan pelanggan.

Dengan fokus dan spesifik pada segmentasi market maka anda lebih mudah dalam melakukan scalling usaha. Karena dengan memiliki pondasi pelanggan yang sama dan fokus, anda sebagai penjual akan memiliki kesempatan lebih untuk mendapatkan pembelian berikutnya dengan pelanggan yang sama.

Kondisi ini akan lebih murah dan mudah dibandingkan dengan seller lain yang segmentasi market nya asal asalan.

Tidak Punya Channel Buyer

Kompetitor anda bisa jadi bukan anak pemula, atau yang baru mengenal internet kemarin hari. Bisa jadi kompetitor kalian adalah star seller di shopee, atau orang yang sangat lihai dalam melakukan bisnis. Sedangkan anda tidak memiliki wawasan lebih, namun bukan berarti anda harus berkecil hati atau harus ber-lemah semangat.

Bisa jadi kompetitor anda sudah memiliki channel distribusi dan menyebaran promo produk yang sangat masih, dan bisa jadi tidak di platform Shopee. Bisa jadi mereka memiliki ribuan database calon pelanggan, ribuan hingga ratusan ribu follower di Instagram, atau social media lainnya, ibarat mereka hanya perlu sebuah umpan saja untuk menjual produk lebih cepat, tanpa biaya promosi yang besar.

Sedangkan anda malah terjebak dengan hal hal klasik yang sifat nya masih jauh dari level kompetitor anda.

Sayangnya anda masih terbejak dengan motivasi manis dari motivator penjual online, group group di social media, atau forum forum internet yang sekedar memberikan kata kata manis.

Dropship/Reseller Antar Marketplace

Apabila kamu ingin mendapatkan margin lebih tinggi dan mampu menguasai market yang ada di Shopee. Terbiasa dengan mencari supplier di marketplace lain atau melalui supplier yang sama di Shopee adalah ide buruk. Kondisi ini terjadi dengan ciri ciri kamu masih seller pemula, males untuk mencari mitra supplier, dan memiliki pemikiran akan mendapatkan margin besar hanya dengan dropship antar marketplace yang produknya sama sama dijual oleh ratusan seller di luar sana.

Guys, kalian harus selangkah lebih aktif untuk menjadi seller. Mitra offline adalah alternatif terbaik buat kalian untuk mendapatkan harga beli produk yang menarik. Selain itu kalian harus tahu posisi kalian, bila kalian mitra dropship dan barang kalian sudah menjadi produk konsumtif. Maka berat buat kalian untuk mendapatkan margin yang lebih tinggi.

Kalau kalian dagang, ketika kalian bertarung dengan perang harga dan harus berhadapan langsung dengan ratusan kompetitor. Kalau kalian bisnis, kalian akan lebih fokus pada add value dari produk yang akan kalian jual.

Posisi mana yang ingin kalian capai, akan menentukan ruasan margin dan effort dari pekerjaan yang kalian lakukan. Dropship hanya upload produk dan menanti pelanggan, wajar kalau margin kalian kecil dan jangan menyesal. Kamu-pun bisa menaikan omset mu dengan metode retension, atau pembelian berupang. Itu adalah pilihan kondisi yang kamu pilih jadi konsekuensi nya harus kamu tanggung sendiri.

Bila kamu bermitra dengan produsen sebagai supplier, tanpa mitra agen atau reseller yang lebih kecil maka kamu akan bekerja keras untuk menghabiskan stock di dalam gudang mu, karena kamu tidak memiliki Channel Buyer seperti yang di jelaskan di atas.

Kesimpulan : Jangan mengeluh karena posisi mu saat ini sebagai seller di Shopee. Tapi kalian hanya perlu menemukan strategi yang tepat untuk usaha-mu serta keterbukaan pola fikir dalam menjalankan bisnis yang perlu lebih di asah lagi.

image : pexels.


cara menjadi star seller shopee